mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Selasa, 13 Januari 2004

Ternyata istrinya adalah seseorang yang buruk akhlaknya



Ada pertanyaan besar kepada kaum lelaki, bersoal menikahi seorang perempuan.
bagaimana seandainya saja istrinya adalah seseorang yang ternyata buruk akhlaknya? apakah dia dapat menceraikannya dengan dalil keburukan akhlak tersebut?

Sulit menjawabnya. karena saya percaya saat ini sulit mencari perempuan yang berakhlak seindah Fatimah ataupun semulia khadijah.
begitu juga sebaliknya.
saya sendiri melihat begitu banyak kekurangan para istri saat ini. selayak mendebat suami didepan khalayak umum.
menampakkan kekuasaannya atas suami didepan para teman-temannya yang lain.
kadangpula membuka aib suami tanpa sengaja ataupun sengaja. seringpula berburuk sangka dan mengeluh dengan nafkah yang dibawa pula pulang suami.

Lalu apakah dengan begitu sang suami dapat menjatuhkan talak dengan secepat kilat?

Buruk akhlak dapat dijadikan pertimbangan untuk menjatuhkan thalak. namun bila bersabar itu adalah jalan keutamaan. selayak dinyatakan dalam ayat Alquran:



فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَيَجْعَلَ اللّهُ فِيهِ خَيْراً كَثِيراً

Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. (QS. An Nisaa: 19)




Berkata Ibnul Arabi, "Syaikh Abu Muhammad bin Abi Zaid memiliki kedudukan yang tinggi dalam ilmu dan agama.
Ia memiliki istri yang buruk akhlaknya dan tidak menunaikan kewajiban-kewajibannya dengan baik, bahkan ia menyakiti Syaikh dengan perkataan-perkataannya. Orang-orangpun menegur Syaikh tentang kelakuan istrinya namun ia meneruskan kesabarannya.
Syaikh berkata, “Aku adalah seorang lelaki yang telah dikarunai nikmat yang sempurna oleh Allah berupa kesehatan tubuh, ilmu, dan budak-budakku, mungkin saja istriku itu diutus (untukku) sebagai hukuman bagiku karena (kurangnya) agamaku, dan aku takut jika aku mencerainya maka akan turun hukuman lain yang lebih parah” [Ahkamul Qur’an I/468-469]

Perhatikan nikmat ALLAH. kadang kita dijauhkan oleh ALLAH dari sulitnya rizki. sukarnya hidup, dikaruniai anak-anak yang mendirikan shalat.
mudahnya mendapatkan ilmu, sempurna lisan dan perbuatan. lalu darimana cobaan ALLAH muncul dalam kehidupan kita?
boleh jadi melalui istri yang tidak sempurna akhlaknya. pemarah, cerewet, tidak selalu taat kepada suami.

maka bersabarlah untuk musibah tersebut.. perbaiki dan berdoalah kepada ALLAH agar diberikan kemudahan selama sang istri tidak melakukan dosa-dosa besar yang menyebabkan terputusnya tali cinta dalam ikatan nikah. Wallahu'alam..

oleh : Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ternyata istrinya adalah seseorang yang buruk akhlaknya