mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Jumat, 30 Januari 2004

Penyesalan bagi ahli ibadah dan ahli maksiat...



Terkisah seorang shahabat Rasulullah ketika sakarat berkata pada istrinya:
"Seandainya saja lebih jauh, seandainya yang baru, seandainya semuanya" sebanyak tiga kali.

Sang istri lalu melaporkannya kepada Rasulullah dan beliau menjelaskan:
"Sesungguhnya suamimu pernah menuntun seorang tua yang buta menuju mesjid untuk shalat shubuh Jamaah. dan Allah menampakkan pahala kebaikannya itu di saat sakarat. sungguh dia berharap dia menuntunya lebih jauh dari sebelumnya karena begitu besar pahala yang didapatkannya. "

"Suamimu pun pernah berjumpa seorang pengemis di pasar dan dia merasa iba. maka dia melepaskan baju lamanya dan diberikan kepada sang pengemis sedangkan dia membeli baju yang baru. maka Allah menampakkan pahala kebaikannya itu di kala sakarat tiba hingga dia sangat berharap seandainya saja dia memberikan yang baru, bukannya yang lama karena begitu indah pahala yang Allah janjikan kepadanya."

"Dikala yang lain, dia berjumpa dengan pengemis disaat dia sedang menderita lapar yang begitu sangat sedangkan ditangannya terdapat sepotong roti. maka dia membagi roti tersebut dua bagian dan dia memberikan satu bagian kepada sang pengemis. Allah kemudian menampakkan pahala kebaikannya itu saat dia sekarat hingga dia berharap dapat memberikan seluruh roti tersebut kepada sang pengemis."

Inilah penyesalan para hamba yang Allah tampakkan kebaikannya kelak di saat sekarat. dan boleh jadi kelak kitapun akan merasakannya.

Penyesalan itu bisa saja berupa perandaian yang berbeda:

Oh, seandainya aku menuliskan status ilmu, hadist dan Alquran serta hikmah kebaikan di akun dunia mayaku.

Oh, seandainya saja aku terus saja mengajak shalat berjamaah keluarga dan teman-teman dekatku

Oh, seandainya saja aku menghadiahkan jilbab syar'i kepada adik-adik binaanku.

Oh seandainya saja aku menyediakan makanan berbuka untuk teman saya

Oh seandainya saja aku membantu mahar temanku yang ingin menikah

Oh seandainya saja aku memberikan waktu kepada temanku agar mereka tahu memilih kebaikan diantara keburukan

Oh seandainya saja......dan seandainya saja...

Wahai jiwa yang Allah masih jaga dari sakarat maut. bersungguh-sungguhlah dalam mengerjakan kebaikan. karena kita tidak pernah tahu, boleh jadi yang kita anggap adalah hal remeh temeh dan ringan di dunia, ternyata hal tersebut sangat mulia di sisi Allah, hingga kelak kita akan menyesal telah meninggalkannya semasa mampu melakukannya.

Oh...Seandainya saja yang membaca artikel ini ingin membaginya, maka ya Allah Rabb pengenggam dan pemilik seluruh jiwa, jadikanlah hal tersebut sebagai bagian dari amal kebaikannya yang indah kelak di Akhirat.

oleh : Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Penyesalan bagi ahli ibadah dan ahli maksiat...