mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Rabu, 21 Januari 2004

Pemuda yang hilang sifat penolong dan keberaniannya



Banyak pemuda yang terlahir sebagai penolong nan pemberani. bila saja ditengah jalan dia melihat seorang perempuan mengalami kecelakaan dan menderita luka parah, dia tidak akan pernah berpikir dua kali untuk membawanya ke rumah sakit. bila dia memiliki harta benda yang mencukupi, tentunya diapun akan membayar biaya rumah sakit.

Namun disaat yang sama, banyak pula pemuda yang hilang sifat penolong dan pemberani bila berhadapan dengan cinta. bila saja dipersimpangan sejarah dia berjumpa dengan seorang perempuan yang mengalami kecelakaan hatinya dan menderita luka rindu yang sakit sekali akibat berjumpa dengannya, dia bahkan berpikir 10 kali untuk membawanya ke KUA. padahal sejatinya dia memiliki harta benda yang lebih daripada mencukupi untuk mengarungi hidup bersama.

Mungkin saja karena para pemuda tidak pernah sadar, menolong manusia dari kecelakaan jasad tidaklah lebih baik daripada menolong manusia dari tersiksanya jiwa. sedangkan jiwa yang tersiksa tidak mudah mencari obat penawarnya. tidak percaya? tanyakanlah kepada dokter jaga dirumah sakit, apakah mereka dapat mengobati rasa cinta didada seseorang?

oleh Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pemuda yang hilang sifat penolong dan keberaniannya