mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Kamis, 29 Januari 2004

Orang yang mendustakan hati nuraninya



Ketika Musailimah al Kazzab (nabi palsu) mengetahui bahwa Khalid bin Walid mempersiapkan tentara yang terdiri dari pada shahabat Rasulullah dan penghafal al Qur'an, ia mengajak orang-orang dari qabilah/sukunya untuk menghadang kedatangan tentara muslim. Sementara ia berasal dari qabilah Rabi'ah. Hingga terkumpullah sepasukan besar tentara.

Setiap tentara yang ditanya tentang Musailimah "Apakah kalian mempercayainya sebagai seorang Rasul?" mereka menjawab: Demi Allah, kami betul-betul tahu kalau Musailimah adalah seorang pendusta, sedangkan Muhammad adalah benar, akan tetapi kedustaan Rabi'ah lebih baik dan lebih kami sukai dari pada kebenaran Mudhar (qabilah Rasulullah)



" كذاب ربيعة خير لنا من صادق مضر "




Kalimat ini menjadi pribahasa untuk mengungkapkan orang yang mendustakan hati nuraninya, padahal ia tidak mengharapkan apa-apa.

Sungguh mencengangkan hati seperti ini. Ia yakin akan celaka, sengsara dunia dan akhirat, namun karena kedengkian yang sudah terpatri dalam hati ia rela menanggung itu semua.

Semoga kita terhindar dari penyakit hati super bahaya ini, yang diwariskan Iblis laknatullah 'alaih.

oleh Zulfi Akmal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Orang yang mendustakan hati nuraninya