mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Jumat, 02 Januari 2004

Orang yang jujur itu meletihkan..



Ketika seorang direktur perusahaan bertanya kepada 3 orang kariawannya;
apakah 2 + 2 = 5 ?

Yang pertama menjawab: I....i....iyaa....tut...tu...tuan, 5.

Lanjut yang kedua menjawab dengan tegas: Iya tuan, kalau kita tambah 1.

Kemudian yang ketiga berkata: Tidak , tuan. Itu salah. Yang benar 4.

Pada hari berikutnya kariawan pertama dan kedua tidak menemukan temannya yang ketiga waktu bekerja. Setelah mencari tahu ternyata ia sudah di-PHK.

Wakil direktur jadi heran. Diapun bertanya kepada direktur: "Tuan, kenapa kariawan yang ketiga di-PHK?

Sang direktur menjawab:

Kariawan yang pertama ia pendusta. Dan ia tahu kalau dirinya seorang pendusta. Dan ini jenis orang yang dibutuhkan.

Adapun kariawan yang kedua; dia pintar. Dan ia tahu kalau ia pintar. Ini juga dibutuhkan.

Sedangkan yang ketiga; ia jujur dan ia tahu kalau ia orang yang jujur. Dan orang semacam ini meletihkan. Susah untuk berinteraksi dengannya. Dia punya prinsip yang tidak tergoyahkan.

Lantas direktur bertanya kepada wakilnya. Apakah 2 + 2 = 5?

Lalu wakil direktur itu menjawab: "Aku sudah mendengar perkataan tuanku. Dan orang sepertiku ini terlalu bodoh untuk menafsirkannya. Aku tidak mampu menafsirkan perkataan seorang yang pintar".

Direktur menjawab di dalam hatinya: "Ini adalah munafik. Dan ini pribadi yang disukai".

Sayangnya, seperti inilah kondisi kita di zaman ini.

Sebagaimana dalam sebuah hadits yang masyhur, Rasulullah bersabda: "Akan datang suatu masa nanti, orang jujur akan didustakan. Dan yang pendusta akan dibenarkan....."

oleh : Zulfi Akmal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Orang yang jujur itu meletihkan..