mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Rabu, 14 Januari 2004

Orang yang datang ketika susah dan pergi ketika bahagia



Mungkin kita mudah mengatakan ucapan seperti ini:

"Dulu waktu aku kaya banyak orang yang mendekat, mengaku sebagai saudara. Tapi setelah aku tidak berpunya semua orang menjauh, seolah-olah tak kenal".


Sebelum mengungkapkan kata-kata seperti itu, barangkali ada perlunya kita evaluasi diri dulu.

Sebab, tanpa sadar kita sering melakukan hal yang sama kepada Allah Yang Maha Pemurah.

Di waktu susah mendekat kepada Allah, setelah lapang mulai menjauh sedikit demi sedikit.

Boleh jadi yang kita rasakan itu adalah sindiran dari Allah, atau hukuman yang disegerakan ketika hidup di dunia.

Rasulullah mengatakan (الجزاء من جنس العمل ) Allah akan membalasi sesuai perbuatan yang dilakukan.

Kalau kita tidak ingin diperlakukan seperti itu, sekali-kali jangan kita perbuat hal itu kepada Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Berkuasa. Amat mudah bagi Allah memutar hati manusia untuk menjadi azab bagi kita.


Zulfi Akmal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Orang yang datang ketika susah dan pergi ketika bahagia