mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Kamis, 22 Januari 2004

orang tua mu lebih pantas untuk mengetahui mimpimu




Perhatikanlah seorang anak berumur 2-3 tahun ketika tidurnya. Ketika dia terlelap, secara tidak sadar dia akan menggerakkan tubuhnya untuk mencari keberadaan orang tuanya.

Bila dia menemukannya, dia akan melanjutkan tidurnya.

Bila tidak, dia akan bangun dan memanggil keduanya.

Inilah fitrah, bahwa seorang anakpun tidak akan merasa senang dan tentram walaupun berada dalam alam mimpi sekalipun. Mereka butuh kehadiran kedua orangtuanya untuk melengkapinya.

Juga lihatlah ketika Nabiyullah Yusuf mengadukan mimpi kenabiannya kepada ayahnya.

Inilah pertanda bahwa seorang ayah adalah orang pertama yang seharusnya tahu mimpi seorang anak, bukan orang lain.

namun begitu banyak manusia saat ini lebih memilih mengumbar mimpinya kepada orang yang baru dikenalnya, ataupun temannya, namun melupakan sosok kedua orang tuanya.

Hingga ketika mimpi itu pudar, pencapaian itu hilang, mereka bukan mendapatkan tepukan di bahu untuk menguatkan.

Sebaliknya, mereka mendapat gelar pecundang dari teman-temannya.

Wahai yang ingin mewujudkan mimpi, orang tua mu lebih pantas untuk mengetahui mimpimu.

Ceritakan kepada mereka karena pada mereka terdapat doa yang tidak tertolak. Maka alasan apa yang membuatmu memalingkan muka dari keduanya?

oleh Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : orang tua mu lebih pantas untuk mengetahui mimpimu