mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Rabu, 21 Januari 2004

masuklah engkau kedalam neraka karena hutangmu..


sumber gambar : papablogger.my

Saya tidak melihat kedzaliman yang lebih buruk dalam ukhuwah sesama muslim daripada menunda-nunda hutang.

ada manusia yang menganggap hutang adalah sesuatu yang boleh dibayar kapan dia mampu, seolah hutang itu adalah sedekahnya untuk orang yang mengutanginya.

sungguh seandainya saja dia tahu soalan hutang, dia akan menangis bila menyisakan satu dirham saja hutang yang belum dilunasi karena itulah kedzaliman yang nyata.

Dalam hadist Rasulullah bersabda: "Penundaan hutang bagi mereka yang mampu adalah satu kezaliman." (Riwayat Bukhari – 41/585)


Dari Shuhaib Al Khair, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri." (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

"Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang." (HR. Muslim no. 1886)


Bahkan dalam riwayat Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu beliau berujar Rasulullah menolak menshalatkan orang yang berhutang.

cermatilah!
bukankah Rasulullah menshalati Abdulllah bin Ubay, sang Raja munafik walau shahabat mencegahnya karena jelas-jelas telah mendirikan masjid dharar dan menghasut penduduk madinah untuk melawan rasulullah?
namun mengapa Rasulullah menolak menshalatkan orang yang berhutang sedangkan beliau mau menshalatkan rajanya kaum munafik?
karena sudah jelas keberadaan orang yang berhutang walaupun dia beriman tidak akan masuk kedalam syurga disebabkan hutangnya.
bagi rasulullah, hutang seseorang lebih besar keburukan daripada kemunafikan seseorang.

Maka bagi jiwa-jiwa yang merasa hutang itu adalah haknya yang tidak usah dikembalikan lagi, ingatlah baik-baik hadist ini.

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah bersabda, "Sesiapa yang mengambil harta orang lain (berhutang) dan berniat akan membayarnya, maka Allah akan menunaikan niatnya itu. Tetapi sesiapa mengambilnya dengan niat akan membinasakannya (dengan tidak membayar), maka Allah akan membinasakannya." (Hadis riwayat al-Bukhari)


Bahwa ancaman ALLAH akan membinasakannya tanpa memberikan jalan untuk bertaubat kecuali engkau membayar hutang tersebut dan memohon maaf bagi yang telah engkau dzalimi dengan penundaan hutangmu adalah jelas dan tidak akan pernah tertolak..

Semoga kita terlepas dari golongan kaum yang ALLAH binasakan karena kedzaliman diri kita kepada saudara kita akibat menunda-nunda pembayaran hutang.

Wallahu'alam...

oleh Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : masuklah engkau kedalam neraka karena hutangmu..