mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Sabtu, 10 Januari 2004

Ketika di kuburan yang sempit dan gelap seorang diri



Di hari-hari serat dengan perjuangan dan kerja keras seorang raja memanggil tiga orang menterinya. Dia meminta setiap orang menteri mencari sebuah kantong dan pergi ke kebun yang ada di belakang istana. Mereka bertiga diharuskan memenuhi kantong itu dengan berbagaimacam tumbuhan dan buah-buahan yang baik.

Mereka tidak boleh melakukan itu dengan bantuan orang lain. Masing-masing harus bekerja sendiri-sendiri.

Tentu saja tiga orang menteri ini heran sekali dengan perintah sang raja. Tapi ketiganya tetap pergi dan menjalankan perintah raja.

Menteri yang pertama berusaha membuat raja senang. Dia mengumpulkan setiap buah-buahan yang paling bagus, bersih dan ranum.
Buah-buahan yang pantas dihidangkan kepada seorang raja.

Adapun menteri yang kedua merasa yakin kalau raja tidak menginginkan buah-buahan. Dia mengira bahwa raja tidak membutuhkan itu untuk dirinya. Oleh karena itu ia tidak perlu terlalu selektif dalam memilih buah-buahan. Dia bekerja dengan malas-malasan dan santai. Yang penting kantongnya diisi dengan buah-buahan sampai penuh. Bagus atau jelek tidak masalah.

Sedangkan menteri yang ketiga tidak yakin sama sekali kalau raja akan mementingkan apa yang ada dalam kantong. Apalagi kalau sampai mengurusi detail-detailnya. Untuk itu cukup ia mengisi kantong dengan rumput dan dedaunan. Yang penting kerja mudah dan enak.

Pada hari berikutnya raja memerintahkan untuk mendatangkan tiga orang menteri dengan kantongnya masing-masing. Ketika mereka sudah berkumpul, raja menginstruksikan tentaranya untuk menyandera tiga orang menteri itu dan memenjarakan mereka bersama kantong yang sudah mereka isi selama 3 bulan. Penjaranya berada di tempat yang jauh dan tidak bisa dijangkau orang lain. Mereka di sana tidak diberi makan sama sekali.

Di dalam penjara.....

Menteri yang pertama tinggal dengan tenang. Dia makan dari buah-buahan yang paling baik yang telah ia kumpulkan sendiri sampai waktu 3 bulan berlalu.

Adapun menteri yang kedua merasakan hidup yang sangat susah dan berkekurangan selama 3 bulan itu. Dia hanya makan dari buah-buahan seadanya, itupun rusak sebagiannya.

Sedangkan menteri yang ketiga mati kelaparan sebelum berlalu satu bulan.

Seperti inilah, patut kita bertanya: "Termasuk jenis menteri yang manakah kita"?

Kita sekarang berada di taman dunia. Kita punya kebebasan untuk mengumpulkan amalan apa saja. Amalan baik, oke. Amalan jahat juga silahkan.

Akan tetapi ketika Maha Raja Diraja memerintahkan memenjarakanmu di dalam kuburan yang sempit dan gelap seorang diri apa kira-kira yang dapat memberikan manfaat untukmu di sana nanti? Mungkinkah amalan apa adanya, apalagi amal jahat? Akankah amalanmu akan membuat kamu tidur nyenyak di sana?

Ingat!!!

Amal jahat jauh lebih berbahaya dari pada ular berbisa, kelabang, kalajengking, dan ulat. Jangan isikan binatang itu ke kantongmu!

oleh : Zulfi Akmal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ketika di kuburan yang sempit dan gelap seorang diri