mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Senin, 05 Januari 2004

Kesedihan para ahli maksiat itu karena maksiatnya sendiri



Tanda seorang ahlul maksiat adalah apabila ALLAH memutuskan tali maksiat dari seseorang dan menyelamatkan ia dari ketergantungan maksiat tersebut maka ia akan bersedih hati disebabkan hilangnya maksiat tersebut dari hidupnya.


Semisal:
Seorang yang suka berganja, ngobat, ngerokok, minum-minuman keras bila ALLAH putuskan peluang untuk merokok, minum-minuman keras, berganja dan lain-lain maka dia akan bersedih, merasa harinya menjadi suram. merasa takdir buruk menimpanya, kehidupan menjadi sempit dan berat. padahal sejatinya ALLAH sedang menolongnya.


Begitu pula seorang ahlul khalwat (tukang pacaran). sering kali kita mendapati sang si tukang pacaran mempersedih hatinya dengan memamerkan putusisasi pacaran harami dia di status fesbuk.
seolah-olah labil hubungan haramnya itu mempertakut dan mempersuram masa depannya.
Ada pula yang membawa-bawa nama ALLAH untuk melegalkan tindakan haramnya. selayak berkata:



'Apa salahku padamu, demi ALLAH aku mencintaimu sepenuh hatiku'|Padahal ALLAH tidak ridha dengan orang pacaran|



'Dasar lelaki pengkhianat! ALLAH akan membalas perbuatanmu! | Lah, seharusnya engkau tahu bahwa engkaulah yang telah mengkhianati ALLAH wahai Fulanah|



JAdi bila engkau ingin men check sejauh mana dekat kita dan pantasnya kita menyanding predikat ahlul maksiat, silahkan cek saja seberapa kita sedih bila maksiat menjauh dari kehidupan kita.

oleh Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kesedihan para ahli maksiat itu karena maksiatnya sendiri