mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Minggu, 04 Januari 2004

Kamu miskin, aku tidak mau menikah denganmu !!!



Puteri Syafura, sang Ananda Nabiyullah Syu'aib melihat kebaikan akhlak dan sempurnanya fisik Nabiyullah Musa.
setelah ditolong oleh Nabiyullah Musa maka dia pun berkata :

“sesunggauhnya bapak kami mengundangmu agar ia memberi balasan terhadap kebaikanmu memberi minum ternak kami”



Khadijah Radhi Allahu Anha melihat betapa jujur dan terpercaya akhlak Rasulullah sekembalinya dari berdagang ke Syam. maka Khadijah At-Thahirah berucap:


"Sesungguhnya saya ingin melamarkan untukmu seorang wanita bangsawan Arab, baik nasabnya, cukup hartanya, diharapkan cintanya oleh banyak raja-raja dan pembesar Arab, namun ditolak permintaan mereka. dia akan berkhidmat dan mengabdi kepadamu dengan sebenar-benarnya khidmat. sayangnya, dia pernah menikah sebelumnya."


Wahai saudariku...

tiada cela bila menaruh harapan kepada yang baik agamanya.

tiada cacat cenderung kepada jiwa-jiwa yang mulia akhlaknya.

bukankah engkau telah besar dan dewasa?

telah mampu membedakan mana yang haq dan mana yang batil.

mana yang beriman dan mana yang fasiq.

lalu,

apakah kemiskinan akan menghalangimu?

apakah ketidak mapanan menjadi alasan?

Bukankah Musa juga hanya seorang musafir yang lari dari hukuman?

bukankah Rasulullah hanya seorang penggembala yatim piatu?

Lalu apa alasanmu menunggu terlalu lama?

menunggu jiwa-jiwa sederhana itu memberanikan diri ke rumah untuk melamar, sedangkan mereka sadar mereka tiada berpunya?

Lalu seberapa nilai jiwa-jiwa yang mampu menjagamu dalam kebaikan?

seberapa nilai sujud-sujud berjamaah ditengah malam?

seberapa nilai jihad hamil dan melahirkan?

seberapa nilai diberkahi keturunan dari lelaki-lelaki beriman?

seberapa nilai ridha Qawwam yang mampu membuat semua pintu syurga memanggilmu?



Cukuplah itu semua menutup rasa takutmu akan kemiskinan dan kelaparan..

karena bila ALLAH menjamin rizki pendurhaka, maka tentulah ALLAH juga menjamin rizki jiwa-jiwa yang tunduk dalam akidah yang lurus.

yakinkanlah hatimu, yakinkanlah keluargamu, segeralah bila engkau siap, karena setelah akad, berhamburlah kebaikan kearahmu selayak hamburan rahmat saat hujan menyapu musim kering yang panjang.

oleh Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kamu miskin, aku tidak mau menikah denganmu !!!