mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Kamis, 08 Januari 2004

Hidupmu hanya akan berubah manakala kamu sendiri yang merubahnya



Di suatu hari para karyawan sampai ke tempat kerja...

Mereka melihat papan besar tergantung di pintu utama tempat kerja.

Di papan itu tertulis:

"Telah meninggal tadi malam seseorang yang menjadi penghalang kemajuan dan pertumbuhan kalian di perusahaan ini. Kami harapkan kalian semua untuk masuk menyampaikan penghormatan terakhir di aula khusus untuk itu".

Pada awalnya semua karyawan merasa sedih karena meninggalnya salah seorang teman kerja mereka.

Perasaan itu hanya sebentar. Tidak beberapa lama, perasaan penasaran menyelinap dalam hati mereka. Semua ingin tahu siapa sebenarnya pribadi yang menjadi penghalang kemajuan dan pertumbuhan mereka.

Seluruh karyawan masuk ke dalam sebuah aula besar. Di sana sudah diletakkan sebuah peti mati. Beberapa petugas keamanan perusahaan mengatur giliran setiap karyawan untuk meliat seseorang yang berada di dalam peti.

Setiap kali satu orang melihat apa yang ada di dalam peti, mereka menjadi terdiam, tidak mampu bicara. Seolah-olah ada sesuatu yang telah menyentuh kedalaman jiwanya.

Tahukah anda siapa sebenarnya yang berada dalam peti?

Ternyata yang ada di bawah kafan di dalam peti mati itu sebuah cermin yang memantulkan bayangan setiap orang yang melihat ke dalam kain kafan. Tidak ada jenazah siapa-siapa di dalamnya. Di samping cermin itu ada sebuah tulisan yang berbunyi:

"Hanya ada satu orang di dunia ini yang mampu memberikan batasan atau meletakkan penghalang terhadap ambisi dan perkembangan dirimu. Dia adalah............dirimu sendiri!!!"

Kehidupanmu tidak akan berubah ketika direktur tempat kamu bekerja berubah, atau teman-temanmu, atau istrimu, atau tempat kamu bekerja, atau keadaanmu secara materi.

Hidupmu hanya akan berubah manakala kamu sendiri yang merubahnya, dan kamu akan berhenti pada batas yang sudah kamu tentukan untuk dirimu sendiri.

Monitor terus kepribadian dan kemampuanmu. Jangan cemas menghadapi kesulitan, kerugian dan segala sesuatu yang kamu pandang mustahil.

NB: Teorinya memang begini, bagus sekali. Tapi saya sendiri sering kalah dan menyerah di hadapan kesulitan. Semoga Allah menguatkan kita lahir dan batin

oleh : Zulfi Akmal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hidupmu hanya akan berubah manakala kamu sendiri yang merubahnya