mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Selasa, 06 Januari 2004

Boleh jadi sesuatu yang cocok bagi orang lain belum tentu pas untuk kita



Seorang Syekh berusaha untuk menyampaikan sebuah lelucon segar bagi orang yang menghadiri pengajiannya di mesjid dengan tujuan mengambil perhatian pendengar dan menyegarkan suasana.

Ia bekata:

Tahun-tahun paling membahagiakan dalam hidupku adalah ketika aku berada dalam dekapan seorang perempuan yang bukan istriku.

Hadirin tiba-tiba menjadi kaget, terguncang akibat perkataannya.

Lalu ia melanjutkan perkataannya: Iya, aku dibesarkan oleh dekapan ibuku.

Seluruh yang hadir langsung bertakbir dan sebagian ada yang air matanya sampai berlinangan karena terharu.

Salah seorang yang hadir pulang ke rumah, ia ingin mencobakan apa yang disampaikan Syekh tadi kepada istrinya. Bertepatan istrinya sedang menyiapkan hidangan makan malam:

Tahun-tahun paling membahagiakan dalam hidupku adalah ketika aku berada dalam dekapan seorang perempuan yang bukan istriku.

Akan tetapi ia tidak mampu melanjutkan perkataannya, tiba-tiba ia sudah pingsan!

Ketika ia siuman, ia dapati dirinya sedang berbaring di ranjang rumah sakit karena ia terkena guyuran air panas pada bagian wajahnya.

Pelajaran:

Taklid buta tidaklah selalu menjadi cara paling aman. Berusahalah melakukan segala sesuatu sesuai dengan ciri khas dirimu sendiri.

Jangan memaksakan diri untuk menjadi orang lain.

Semangat boleh sama, tapi cara mesti sesuai dengan diri masing-masing. Boleh jadi sesuatu yang cocok bagi orang lain tidak pas untuk kita.

Masing-masing orang punya gaya, bawaan, dan kelebihan yang tidak diberikan Allah kepada orang lain.

oleh : Zulfi Akmal

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Boleh jadi sesuatu yang cocok bagi orang lain belum tentu pas untuk kita