mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Jumat, 16 Januari 2004

Berbuka puasa secara sengaja pada bulan Ramadhan tanpa alasan



Berbuka puasa secara sengaja pada bulan Ramadhan tanpa alasan yang syar’i adalah perbuatan dosa besar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



“Ketika aku sedang tidur, tiba-tiba datang kepadaku dua orang yang kemudian memegang bagian bawah ketiakku dan membawaku ke sebuah gunung yang terjal.
Keduanya berkata, ‘Naiklah.’
Aku menjawab, ‘Aku tidak mampu.’

Akhirnya aku naik juga, tatkala aku sampai pada pertengahan gunung, aku mendengar suara yang sangat mengerikan,
aku bertanya, ‘Suara apa ini?’
Keduanya berkata, ‘Itu teriakan penduduk neraka.’

Kemudian aku dibawa lagi, dan aku melihat sekelompok orang yang kaki-kaki mereka digantung, tulang rahang mereka pecah, darah mengalir dari tulang rahang mereka (yaitu kaki mereka digantung di atas dan kepala di bawah, seperti ketika tukang jagal menggantung sembelihannya).
Aku bertanya, ‘Siapakah mereka itu?
Keduanya menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka puasa sebelum waktunya.”



(HR. an-Nasa’i dalam al-Kubra, 2/246; Ibnu Hibban, 16/536; Ibnu Khuzaimah, 3/137; al-Hakim, 1/430. Lihat Shahih at-Targhib, 1/492)


Hadits ini adalah dalil yang sangat jelas akan besarnya dosa orang yang berbuka puasa Ramadhan secara sengaja tanpa udzur. Bahkan, hadits ini menunjukkan berbuka puasa tanpa udzur termasuk dosa besar.

Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkata, “Dosa besar yang kesepuluh adalah berbuka puasa pada bulan Ramadhan tanpa ada udzur dan alasan.” (Al-Kaba’ir, hal. 157, tahqiq Masyhur Hasan Salman).

Perhatian!

Hadits yang berbunyi

مَنْ أَفْطَرَ مِنْ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ عُذُرٍ وَلاَ مَرَضٍ لَمْ يَقْضِهِ صَوْمُ الدَّهْرِ وَإِنْ صَامَهُ

“Barangsiapa tidak berpuasa di bulan Ramadhan tanpa ada udzur atau sakit, maka dia tak dapat ditebus dengan puasa setahun sekalipun dia berpuasa.”

Adalah hadits yang lemah menurut timbangan ahli hadits (Fathul Bari, 4/161. Koreksi Hadits-hadits Dha’if Populer, Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi, hal 111)

Sumber: Ensiklopedi Amalan Sunnah di Bulan Hijriyah, Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi, Abu Abdillah Syahrul Fatwa, Pustaka Darul Ilmi

Dipublikasikan oleh: www.pengusahamuslim.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Berbuka puasa secara sengaja pada bulan Ramadhan tanpa alasan