mari perkaya wawasan kita dengan berbagi..

Jumat, 16 Januari 2004

Baik ataupun buruk yang kita lakukan, akhirnya kembali juga pada kita



Sudah ketentuan ALLAH, sesuatu yang terjadi merupakan talian dari hubungan sebab akibat. bersebab lapar kita makan, bersebab kenyang kita berhenti, bersebab berhenti makanan di olah oleh tubuh, sebahagian menjadi energi, sebahagian menjadi kotoran. ini adalah proses yang sudah masuk kategori ketetapan ALLAH.

Maka begitupun amal kita. sesuatu yang terjadi merupakan hubungan sebab akibat. bersebab bermaksiat, hati kita was-was dan diliputi kesedihan. bersebab durhaka jiwa kita menjadi lupa dengan Rabb nya. bersebab dzalim dunia terasa sempit, keburukan terasa menghimpit.

Maksiat selayak racun yang dimasukkan kedalam tubuh. reaksinya bisa cepat atau lambat, namun pasti terjadi. selayak perkataan Ibnu Sirin Rahimahullah:
Aku menghina seorang bangkrut, dan kemudian aku pun menjadi seorang bangkrut.

Seorang lain bercerita:
Aku menghina seseorang yang giginya rontok, maka tidak lama gigiku pun rontok semua. aku memandang perempuan yang tidak halal bagiku, maka istrikupun dipandang oleh orang lain yang aku benci.

Kisah lain menuturkan, seorang anak durhaka memukul dan menyeret ayahnya kesuatu tempat. tiba-tiba sang Ayah berteriak: 'Sampai disini saja! karena dulu aku menyeret bapakku hanya sampai tempat ini saja.'

Kebaikan selayak madu yang dimasukkan kedalam tubuh. reaksinya bisa cepat atau lambat namun pasti terjadi.

Saya kisahkan satu kisah nyata tentang seorang pemuda yang berdiri di persimpangan jalan. dia melihat seorang perempuan berdiri kebingungan. telah satu jam berdiri, namun tidak satupun kendaraan umum yang dinaikinya.

'Ada yang bisa saya bantu? sepertinya anda kebingungan.' tanyanya.

sang perempuan itu berkata:

'saya kehilangan dompet dan uang saya didalamnya, sedangkan saya hendak pulang kerumah dengan menaiki angkutan umum.'

Sang pemuda memberikan sejumlah uang untuk perempuan tersebut.
'terimalah dan tidak usah berpikir mengembalikannya.'

3 tahun kemudian sang pemuda melamar seorang gadis dan gadis tersebut belum memiliki keteguhan hati untuk menerima lamaran sang pemuda itu. hingga tiba-tiba saja, sang kakaknya berkata:

'Terima saja lamaran pemuda itu, sungguh dia adalah yang dulu pernah kuceritakan kepadamu. sosok asing yang menolongku ketika aku kehilangan dompet, aku baru tahu itu dia setelah bertemu kembali saat lamaran kemarin. semoga ALLAH memberkahi kedatangan dia kerumah ini.'

Amal perbuatan kita adalah aksi dan reaksi. sunnatullah akan berbalas, maka jagalah amalmu dari maksiat sebagaimana engkau menjaga tubuhmu dari meminum racun ataupun memakan makanan buruk nan busuk.

oleh : Rahmat Idris

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Baik ataupun buruk yang kita lakukan, akhirnya kembali juga pada kita